Kamis, 12 Mei 2016

Inilah Dosa yang 1000 Kali Lebih Besar dari Berzina

Inilah Dosa yang 1000 Kali Lebih Besar dari Berzina

Perilaku zina merupakan salah satu perbuatan dosa besar yang sangat dibenci Allah. Begitu banyak ayat dalam Alquran menjelaskan tentang hukuman yang akan diterima para pelakunya  baik saat di dunia maupun ketika di akhirat.

Jika dilakukan oleh orang yang belum menikah, maka pelaku zina harus dirajam di hadapan penduduk sebanyak seratus kali. Sementara bagi yang sudah menikah namun melakukan zina dengan yang bukan muhrimnya, maka hukumannya dirajam sampai mati. 

Bahkan dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa Nabi Musa as tidak memaafkan pelaku zina karena dianggap sangat hina. Ia mengusir wanita pelaku zina yang ingin bertaubat dan  meminta petunjuk darinya. Hal ini membuktikan bahwa zina merupakan dosa besar yang sulit diampuni. 

Meski demikian besar ancaman dosa yang akan diterima oleh pelaku zina, namun ternyata ada dosa yang besarnya 1000 kali lebih besar dari dosa ini. Ancaman bagi pelaku dosa tersebut adalah hukuman dan kemurkaan Allah serta mendapatkan kehinaan di dunia dan akhirat. Apakah dosa yang 1000 kali lebih besar dibanding zina? Berikut ulasannya. 

Ternyata dosa yang sedemikian besar tersebut adalah dosa orang yang sengaja meninggalkan salat lima waktu. Salat merupakan kewajiban utama umat Islam yang menjadi pondasi dasar agama Allah ini. Meninggalkannya sama dengan meruntuhkan tiang agama dan membuat Allah SWT menjadi murka. Tidak hanya saat di dunia, hukuman bagi orang yang meninggalkan salat, di akhirat juga sangat pedih. 

Ibnu Qayyim Al Jauziyah –rahimahullah- mengatakan, ”Kaum muslimin bersepakat bahwa meninggalkan shalat lima waktu dengan sengaja adalah dosa besar yang paling besar dan dosanya lebih besar dari dosa membunuh, merampas harta orang lain, berzina, mencuri, dan minum minuman keras. Orang yang meninggalkannya akan mendapat hukuman dan kemurkaan Allah serta mendapatkan kehinaan di dunia dan akhirat.” (Ash Sholah, hal. 7)

“Rasulullah SAW, diperlihatkan pada suatu kaum yang membenturkan kepala mereka pada batu, Setiap kali benturan itu menyebabkan kepala pecah, kemudian ia kembali kepada keadaan semula dan mereka tidak terus berhenti melakukannya. Lalu Rasulullah bertanya: “Siapakah ini wahai Jibril”? Jibril menjawab: “Mereka ini orang yang berat kepalanya untuk menunaikan Sholat fardhu”. (Riwayat Tabrani).

Dalam riwayat yang lain juga dijelaskan bagaiamana kejamnya siksaan bagi mereka yang meninggalkan shalat. Ibnu Abbas r.a. berkata Jika langit sudah terbuka, maka malaikat akan datang dengan membawa rantai sepanjang 7 hasta. Rantai ini akan digantungkan kepada orang yang tidak melaksanakan shalat. Kemudian dimasukkan dalam mulutnya dan akan keluar dari duburnya. Kemudian malaikat mengumumkan, “ini adalah balasan orang yang menyepelekan perintah Allah.” (Ibnu Abbas r.a). 

Nisbah dosa yang diterima oleh orang yang meninggalkan shalat adalah antara lain adalah sebagai berikut:
  1. Jika satu kali meninggalkan shalat subuh, maka hukumannya adalah masuk neraka selama 30 tahun, sedangkan satu hari di neraka sama dengan  60.000 tahun di dunia. Artinya satu kali tidak melaksanakan salat subuh, maka kita akan mendekam 60 ribu tahun di neraka.
  2. Meninggalkan satu kali salat zuhur, sama dosanya dengan dosa membunuh  1.000 umat Islam
  3. Dosa satu kali meninggalkan shalat ashar sama dengan dosa meruntuhkan Ka’bah
  4. Dosa satu kali meninggalkan shalat maghrib sama dengan dosa berzina dengan ibunya (jika laki-laki) atau berzina dengan ayahnya (jika perempuan)
  5. Satu kali meninggalkan shalat isya, tidak akan di-ridhoi oleh Allah untuk tinggal di Bumi dan akan didesak mencari bumi atau tempat hidup yang lain.
Semoga kita menjadi orang-orang yang senantiasa mendirikan salat, melaksanakannya tepat waktu, serta mampu mengajak keluarga lainnya untuk salat tepat waktu. Semoga saja tulisan ini bermanfaat dan terimakasih sudah membaca.
sumber : http://www.infoyunik.com/2015/10/inilah-dosa-yang-1000-kali-lebih-besar.html

Rabu, 04 Mei 2016

Cara Backup Data dan Restore Windows 7

Cara Backup Data dan Restore Windows 7

Cara backup data dan restore windows 7 – Disaat windows mengalami masalah serius atau tidak dapat digunakan lagi maka install ulang adalah hal yang harus dilakukan. Seperti yg kita tahu proses ini bisa jadi merepotkan, membosankan bahkan menyebalkan karena harus install aplikasilainya satu persatu yg jumlahnya tidak sedikit dan harus setting sana sini. Sebelum install ulang kamu juga mesti melakukan backup data  yg ada di drive: C agar data penting nya tak hilang, instalasi dan memasang satu persatu aplikasi yg jumlahnya tidak sedikit.

Membuat backup data / sistem adalah hal yang harus dilakukan agar anda tidak menghadapi permasalahan ini terus menerus. Jika suatu saat windows 7 anda mengalami masalah atau tidak dapat digunakan, kamu anda tinggal mengembalikan backup sistem tersebut tanpa perlu melakukan proses install ulang lagi. Kamu bisa melakukan backup dan restore bermodalkan fasilitas yang ada pada Windows 7. Sehingga kamu tidak perlu repot-repot menggunakan aplikasi tambahan.

Untuk memulai proses backup pastikan anda melakukannya setelah proses install ulang selesai dan juga telah terpasang driver beserta aplikasi standar. Hal ini dimaksudnya agar kondisi Windows masih sehat dan kamu tidak perlu lagi melakukan prosedur pemasangan driver berulang kali. Berikut cara nya:

Cara Backup Data / Sistem Windows 7


  1. Klik Start>Computer, pilih drive C: dan klik kanan. Pilih Properties>Tools, klik Backup now.
    Cara backup data dan restore windows 7 a
  2. Pilih Create a system image, nantinya Windows akan mencari lokasi dimana backup image ini akan ditempatkan. Kamu mempunyai pilihan ditempatkan pada folder baru (harus di drive yg berbeda dengan C: misal di Drive D), atau pilih agar ditempatkan (diburn) ke keping DVD.
     Cara backup data dan restore windows 7 b
  • Setelah memilih lokasi tersebut, klik Next. Aplikasi akan mengkonfirmasi sistem yg akan di-backup sebelum berlanjut ke langkah berikutnya (beri tanda centang jika ingin melakukan backup, dan hilangkan centang jika tidak). Klik Next, dan proses akan berjalan. Lamanya waktu backup tergantung dari kapasitas sistem Windows yg adaCara backup data dan restore windows 7 c

  • Cara Membuat CD/DVD Recovery

    Jika proses backup data sudah selesai, sekarang yg harus dilakukan adalah membuat cd/ dvd recoverynya untuk membantu proses restore windows 7 nantinya. Kenapa harus dibuat cd/dvd ? karena hasil backup data tersebut berupa file yg hanya bisa dijalankan saat hendak melakukan recovery sistem operasi. Untuk menjalankan proses recovery tersebut kamu mesti membuat CD/DVD recovery .Untuk itu kembali ke proses Backup and Restore, pilih Create a system repair disc, masukkan keping CD/DVD kosong ke optical drive. Klik Next, dan proses burn dimulai. Saat proses selesai, Windows akan menampilkan jendela konfirmasi agar CD/DVD recovery tersebut siap digunakan saat proses pemulihan.
    Cara backup data dan restore windows 7 d


    Cara Restore Sistem Windows 7

    Masukkan CD/DVD recovery yang telah dibuat pada optical drive, restart komputer. Sebelumnya posisikan boot agar dimulai dari CD/DVDROM yg bisa diatur dari BIOS. Nantinya akan terbuka jendela System Recovery Options, pilih Restore your computer using a system image that you created, klik Next. Jelajah ke posisi dimana file backup tadi dibuat. Secara otomatis sistem yang ada akan ditimpa dengan sistem operasi dari file backup yang telah kita lakukan sebelumnya. Tunggu hingga proses selesai dan sistem akan kembali kesedia kala.
    Cara backup data dan restore windows 7 e
    Itu saja yang dapat saya bagai di tutorial cara backup data dan restore windows 7. Semoga tutorial ini dapat menyelesaikan masalah yang kamu alami dengan mengikuti cara cara diatas.